Webinar #2 Strategi Adaptasi Umkm

Salah satunya adalah dengan fokus melakukan digitalisasi bisnis melalui layanan digital banking. Hal tersebut di antaranya terlihat dari IHSG yang masih stabil, jumlah penghimpunan dana di pasar modal yang masih tinggi, juga jumlah investor yang meningkat. Kami sekarang juga menambah divisi on-line marketing, karena aktivitas konsumen lebih banyak di online, jadi pemasaran fokus di digital,” jelasnya. Hadir pula Rudi Antoni, seorang pakar bisnis yang turut memberikan ideas dan wawasan untuk pelaku usaha di masa-masa sulit ini. Anda akan memerlukan latihan pemodelan keuangan yang lebih sering karena situasi terus tidak stabil selama masa new regular. Anda dapat mempertimbangkan untuk memasukkan cara-cara baru yang sukses dan berhasil selama masa pandemi sebelumnya, misalnya menjual produk Anda secara online atau menerapkan pengiriman pesanan free of charge.

Mari, segera atur rencana baru, dan buat strategi bisnis baru agar bisa survive di masa pandemi ini. Di masa pandemi ini, salah satu bank di China melakukan investasi teknologi untuk mengotomatiskan proses aplikasi pinjaman dengan beragam fitur seperti verifikasi serta persetujuan pinjaman on-line secara otomatis. Otomatisasi ini mengurangi waktu proses persetujuan hingga 30 menit, pastinya efisiensi waktu itu sangat bermanfaat bagi operasional di financial institution tersebut. Di tengah wabah Covid-19, sejumlah perusahaan di China menunjukkan ketahanan dan kemampuan untuk meraih kesempatan dengan cepat. Agar tetap bisa bertahan di situasi yang penuh tantangan seperti saat ini, mungkin kita bisa mengulik strategi survive yang di demonstrasikan oleh perusahaan China untuk tetap tangguh dalam bisnis dan terbiasa dengan lingkungan bisnis baru. “Kebijakan pemerintah harus membantu UMKM dalam melakukan diversifikasi pasar bahan baku dalam negeri, mendampingi UMKM dalam mencari alternatif bahan baku.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo pada hari Senin (27/4) menyebut kasus Corona di DKI sudah mengalami perlambatan dan mulai flat atau datar. Umumkan lewat aset digital Anda bahwa bisnis Anda tidak berhenti, namun tetap melayani dengan cara-cara yang lebih menyesuaikan. Seperti contohnya untuk bisnis restoran, berikan penawaran antar makan /delivery free of charge untuk para pelanggan Anda. Pastikan juga pelanggan Anda tahu bahwa restoran Anda terus menjaga dan meningkatkan kebersihan dalam proses penyajiannya. Dalam situasi yang tak menentu seperti sekarang ini, bisnis Anda juga haruslah berjalan secara fleksibel dalam hal menerapkan strategi untuk tetap menjaga hubungan baik dengan pelanggan Anda. Fitur Jurnal Pay juga memudahkan pemilik usaha menerima pembayaran dari pelanggan.

Maka Anda bisa mulai memasarkan produk secara digital, baik melalui media sosial, web site, atau marketplace yang memiliki banyak pengguna. Tapi jangan sampai lengah, karena inovasi yang baik akan membuat bisnis tetap bertahan. Dari semua strategi bisnis di masa pandemi, melakukan inovasi dan menjaga kualitas bisnis harus selalu jadi yang utama. Cobalah mencari celah dan kesempatan untuk mengembangkan usaha di tengah keterbatasan. Nggak hanya itu, pemilik bisnis juga harus cepat tanggap dan mudah beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Strategi bisnis dimasa pandemi

Solusi efektif dari permasalahan di atas jika dilihat dari sisi Ilmu Manajemen Pemasaran yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang selama ini sudah dimilki oleh masyarakat yaitusmartphone. Pemenuhuan kebutuhan ,keinginan ,dan harapannya dapat dilakukan melalui strategi pemasaran online. Masyarakat yang diharuskan dirumah saja, dengan tenang, aman, dan nyaman melaksanakan aktivitasnya ketika membutuhkan barang atau perlu transaksi, maka pihak perusahaan dapat menggunakan layanan on-line. Membuat model story baik untuk menarik dan mendekatkan diri ke pelanggan. Di masa physical distancing, bisnis harus sepenuhnya memanfaatkan pemasaran digital dan teknologi untuk menjangkau konsumen. Jika saat pandemi ini perusahaan merawat konsumen dan pegawai mereka dengan memberikan nilai dan konten yang layak, maka di masa depan perusahaan bisa mendapatkan hasil ribuan kali lipat.

“Untuk bisa mengubah hidup sampai menjadi seperti sekarang ini, saya tidak cuma mempelajari finansial, tapi saya juga belajar tentang pengembangan diri. “Hal yang paling dasar harus dilakukan adalah dengan memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi, maka dari situ pelaku usaha dapat memiliki gambaran jelas tentang kemampuan dan kebutuhan usahanya,” kata Wildan. Di masa krisis seperti ini, penting untuk selalu menjaga kondisi keuangan bisnis Anda. Caranya yaitu dengan membatasi pengeluaran dan melakukan evaluasi keuangan secara rutin.