Badan Koordinasi Penanaman Modal

“Kedua negara ini bersahabat. Dan kami yakin Indonesia dan Korea Selatan akan terus memiliki hubungan yang makin baik ke depan,” terang Bahlil. “Pandemi COVID-19 ini tentunya memberikan dampak berat bagi pengusaha, apalagi UMKM. Kami memiliki data proyek-proyek investasi di OSS yang dapat dimanfaatkan oleh Kemenkop UKM,” jelas Bahlil. Jakarta, 29 Juni 2020 – Badan Koordinasi Penanaman Modal memastikan bahwa investasi PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia asal Korea Selatan tetap berjalan. Tahap konstruksi proyek senilai USD1,55 miliar ini bahkan mampu melampaui goal yang direncanakan. “Alpan Lighting merelokasi pabriknya dari RRT ke Indonesia karena tarif impor dari Indonesia ke Amerika Serikat 0%.

Di samping itu, BKPM juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kemitraan antara investor besar dengan pengusaha nasional dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di wilayah investasinya. “Mereka mengajukan insentif fiskal berupa Tax Allowance dan sudah saya kasih. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir secara daring menyampaikan dukungan kepada BKPM terkait penilaian kinerja DPMPTSP dan pemerintah daerah. Menurut Ganjar, investasi mudah, murah, tuntas, dan cepat menjadi satu nilai pelayanan untuk kepuasan publik dan para investor yang akan masuk berinvestasi.

Beberapa point untuk langkah awal usaha dibidang mode

Adanya kerja sama dengan DBS ini, kami harap kita dapat bersinergi, saling bertukar informasi untuk mendukung percepatan investasi di Indonesia,” ujar Bahlil dalam sambutannya. Realisasi investasi pada Triwulan I (Januari-Maret) Tahun 2020 kembali didominasi oleh investasi dari negara Singapura dengan total investasi sebesar US$2,7 miliar atau 40% dari whole investasi Penanaman Modal Asing pada periode tersebut. Peningkatan realisasi investasi asing di Provinsi Maluku Utara cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Apalagi kebutuhan pupuk nasional masih di atas kapasitas produksi nasional,” ujar Bahlil. Kawasan ini merupakan percontohan kerja sama pemerintah dan BUMN untuk menghadirkan lokasi investasi yang berdaya saing tinggi. Peruntukan KIT Batang dialokasikan 60% untuk industri dan 40% lainnya ditujukan bagi fasilitas umum dan kawasan hijau. “Untuk PMDN, salah satu investasi terbesar dilakukan atas proyek infrastruktur penyediaan tenaga listrik di Lampung dan Maluku serta investasi pembangunan pelabuhan di Kalimantan Tengah. Investasi ini merupakan kelanjutan dari arahan Bapak Presiden untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di luar Pulau Jawa sebagai upaya untuk pemerataan ekonomi.” disampaikan Bahlil Lahadalia.

Amsterdam, 20 November 2020 – Hari pertama kunjungan kerja ke Amsterdam, Belanda, Rabu (18/11), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia berhasil meyakinkan produsen Susu Bendera FrieslandCampina untuk menambah investasi di Indonesia. Realisasi investasi senilai Rp4 triliun tersebut direncanakan mulai pada awal tahun 2021. “Bila anda memasok bahan baku dari Cilegon, Banten, maka Batang bisa dijangkau dengan transportasi kereta api, karena di Batang sudah tersedia jalur stasiun kereta sehingga akan menunjang biaya logistik yang lebih murah,” tambah Bahlil. Wavin berencana akan membangun pabriknya di salah satu lokasi di Pulau Jawa.

Bahlil berharap komitmen KPI dan KPB dalam memenuhi penggunaan komponen dalam negeri terus dijaga. “BKPM ingin memastikan komitmen komponen TKDN jangan hanya di atas kertas, namun juga dilaksanakan. BKPM akan mendukung sebagai garda terdepan jika ada masalah selama proses pembangunan proyek ini. Mana yang bisa dilakukan oleh Pertamina dan mana yang tidak bisa dilakukan, mari kita diskusikan bersama-sama,” ujar Bahlil.

PPI bisa menyiapkan proposal kerja sama, agar kita bisa sekaligus edukasi. Kementerian Luar Negeri dan BKPM menjalin komunikasi dan kerja sama yang semakin erat sebagai mitra strategis dalam menarik investasi asing. Para dubes di setiap perwakilan adalah promotor utama dalam melakukan diplomasi ekonomi, khususnya investasi.

“Saya selalu sampaikan kepada para calon investor untuk membangun usahanya di KIT Batang. Kawasan ini disiapkan oleh pemerintah dengan serius, termasuk segala fasilitas infrastrukturnya. Kepala BKPM bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat , Gubernur Jawa Tengah, Bupati Batang, serta jajaran direksi PTPN dan PT PP mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meninjau pengerjaan KIT Batang sebagai lokasi tujuan investasi.

” ujar Syamsuardi disambut tepuk tangan meriah dari peserta halal bihalal. Para Kepala DPMPTSP Provinsi menyambut antusias kesempatan bertatap muka secara digital dengan Kepala BKPM di masa pandemi Covid-19. Pada sesi diskusi yang berlangsung akrab, diceritakan perkembangan investasi semasa pandemi Covid-19 dari masing-masing daerah.